Peta Online: Cybermap versus detikMap

Wednesday, July 9th, 2008 – 12:18 pm

cybermap.co.idSelama ini Cybermap telah banyak membantu saya pada saat ingin berpergian ke suatu tempat di Jakarta. Sebagai sebuah situs peta online, Cybermap mampu memberikan informasi jalan maupun tempat dengan cukup detil. Dengan antarmuka yang mudah digunakan, dan akses gratis, membuatnya menjadi pilihan utama sebagai “buku” peta saya.

Namun, “surfing” saya di detikcom hari ini membuat saya sedikit “goyah” atas pilihan tersebut. Kotak pencarian detikMap pada bagian kiri bawah halaman utama detikcom itu membuat saya tertarik untuk mencobanya.

Berikut ini adalah kesan-kesan yang saya dapat setelah beberapa menit mencoba detikMap, dibandingkan dengan Cybermap yang telah saya gunakan selama ini.

Pencarian

detikmap_cari

Kotak pencarian detikMap sangat “to-the-point”. Dengan kotak input “kota” dan “nama lokasi” kita bisa langsung melakukan pencarian. Berbeda dengan Cybermap dimana kita perlu menentukan tipe pencarian: nama jalan, tempat terkenal, kategori tempat, atau rute perjalanan. Ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang lokasi yang sedang kita cari.

cybermap_cari

Cybermap juga menyediakan pilihan kota pada bagian atas namun klik pada pilihan kota akan membawa kita ke halaman baru.

Hasil pencarian detikMap dikelompokkan ke dalam beberapa “direktori” yang terdiri dari jalan pemukiman, terminal, gedung pemerintahan, jalan raya, dan lain-lain. Berbeda dengan Cybermap yang ditentukan di awal pada saat melakukan pencarian, sehingga hasilnya sudah tersaring sesuai dengan tipe pencariannya.

Tampilan, interaksi dan navigasi

detikmap_fullPada detikMap, pencarian, hasil pencarian dan gambar peta ditampilan dalam 1 (satu) halaman penuh. Berbeda dengan Cybermap yang menampilkan gambar peta dalam bentuk “popup” dengan ukuran window terbatas. Dimana, klik-klik pada hasil pencarian membuat kita berurusan dengan “popup” yang kadang-kadang menggangu tersebut.

Karena terkumpul pada 1 (satu) halaman penuh, detikMap membuat interaksi dan navigasi menjadi sangat mudah. Dengan pemanfaatan AJAX, detikMap memiliki interaksi yang sangat baik, tanpa harus berurusan dengan “window refresh” yang agak menggangu dan butuh bandwidth lebih banyak.

Informasi skala pada pojok kanan bawah cukup membantu untuk memperkirakan jarak lokasi. Kemampuan “drag” pada detikMap pun membuat navigasi semakin mudah.

cybermapcoid_fullBerbeda dengan detikMap, Cybermap belum memanfaatkan AJAX sehingga setiap interaksi yang kita lakukan akan menyebabkan “window refresh” dan “window resizing” yang cukup menggangu.

Begitu juga jika kita ingin mengulangi pencarian. Kita harus berpindah-pindah antar window, dan berurusan lagi dengan “popup”.

Dengan model “popup”nya, Cybermap menyediakan 2 (dua) ukuran window, yaitu “L” dan “S”. Namun Cybermap tidak menyediakan informasi skala seperti halnya detikMap.

Kesimpulan

Jika Anda membutuhkan peta online yang mudah digunakan dan window yang lebih luas, detikMap bisa menjadi pilihan Anda. Peta online bergaya wikimapia ini patut diacungi jempol dalam hal kemudahan penggunaan dan efektifitas.

Namun dalam hal kelengkapan data seperti gambar dan nama jalan, saya menilai bahwa Cybermap masih unggul dibandingkan dengan detikMap.

Jadi, yang manakah pilihan Anda? Silakan coba sendiri.

Pranala:
Cybermap - http://www.cybermap.co.id
detikMap - http://map.detik.com

Tags: ,

  1. 17 Responses to “Peta Online: Cybermap versus detikMap”

  2. Udah nyoba google-earth belum suf, yang ada nama jalannya muncul ?. Saya belum pernah pake dua-duanya, saya mengandalkan google-earth untuk mencari jalan (baik di Jakarta maupun di luar Jakarta)

    Balas: info menarik. sepertinya harus coba juga :)

    By Ardi on Jul 10, 2008

  3. kalo perbandingan sih bener juga tuh.
    tapi coba di detikMap; setelah melakukan pencarian, Anda ingin mengaktifkan POI (tempa) ataupun layer lainnya untuk ditampilkan. Pasti harus me-refresh page-nya secara keseluruhan. hu uh… :(

    By LontongCorp on Jul 20, 2008

  4. Caranya dibalik :)

    Pilih dulu POI nya , misal ATM diklik…

    lalu cari yang dituju misal ‘detik’

    maka akan anda temukan ATM disekitar ‘detik’

    dasar bego yg mrogram :)

    By detikinijuga on Jul 22, 2008

  5. Hi,plz.donwload.the.project.thank’s

    By Mohammad on Jul 25, 2008

  6. Itu baru awal detikMap, akan banyak kejutan2 baru dari fitur maupun informasi yang tesaji disitu. Tunggu aja !

    By andrias ekoyuono on Jul 28, 2008

  7. Untuk saat ini saya masih pegang cybermap, walaupun kurang nyaman dengan window resizingnya. Soalnya detikmap lambreta… ayo dong detikmap… dicepetin lagi…

    By yusuf on Aug 21, 2008

  8. Berdasarkan pengamatan saya, layanan peta yang berkonotasi dengan layanan publik harus dipegang/dikelola oleh komunitas, agar hasilnya OK.

    Cybermap masih ada error jika server lg over, dan fasilitasnya masih sedikit.

    Coba cek mapquest, mereka juga menyediakan fasilitas API untuk para developer.

    atau wikimapia, layanan peta berbasis komunitas.

    By klanjabrik on Aug 25, 2008

  9. good enoug

    By herry on Aug 27, 2008

  10. di US, mapquest kalah pamor. cara memasukkan alamatnya rumit.
    Google map lebih nyaman, cukup copy paste alamat …kaya mencari sesuatu di google itu lho, bedanya ini yang di paste alamat.
    Ketemu deh. Map quest harus dipisah antara kota, jalan, zip code ..dll …

    google map juga menyediakan API nya.
    komunitas juga bisa memasukkan POI juga.
    bahkan hebatnya, komunitas bisa mengedit alamat rumah ke lokasi yang tepat. misalnya, kalo memasukkan nomor dan jalan, yang ditunjuk ya pinggir jalan itu (secara default). Kita bisa merubah petunjuk itu (menggeser) tepat ke rumah kita. asyik to ?

    tapi kapan indonesia bisa gitu ya ? kalau menggunakan GPS, semua fungsi pencarian bisa berjalan lancar.
    internet juga masih lambat.
    semoga ..semoga bisa lebih cepat berkembang

    By winny on Sep 12, 2008

  11. @winny, di US itu kan datanya sudah di-ISO-kan. Mereka bisa beli dari Tele Atlas (data vektor ya). Lha di sini, bakosurtanal aja yang seharusnya mengkoordinasikan gak bisa mengatur. Gak tau ada intrik dimana.
    Makanya bisa dipastikan data antara cybermap dan detikMap sangat jauh sekali berbeda. Beda dengan data US di MapQuest, Yahoo, MS LIVE, Google, etc (you name it), galatnya paling cuma 2 meteran (kata teman di Tele Atlas Indonesia). Kalau sudah distandarisasi kan baru enak tuh mau diapa2in, dikelola pemerintah atau komunitas ga masalah. TIGER/Line geocoding atau reverse geocoding, juga no problem.
    Langkah pertama, standarisasi data dulu tentunya. Aplikasi dan bisnis pasti berkembang deh. Sekarang ini mana ada yang mau ngasi data gratis :p
    Tanya aja klanjabrik di atas, apakah dia mau ngasih datanya dari proyek2 terdahulu dengan gratis misalnya untuk di-komunitas-kan?
    Kalau mau, oke. Ntar aplikasinya aku yg buat. Cek http://maps.inderaja.com

    *summon klanjabrik :p*

    Salam

    By LontongCorp on Oct 21, 2008

  12. Dear All,
    Peta kita baik di peta.vivanews.com maupun di map.detik.com akan selalu diupdate.
    Saat ini memang masih perlu beberapa perbaikan disana sini.

    Tks.
    Gunaris

    By Gunaris on Nov 7, 2008

  13. Salam kenal…

    Posisiku di Google Map kini bisa dilihat Realtime di Blog-ku, pad footer. atau Klik pada Sidebar lalu login dengan Nama Anda.

    Thanks

    By yc5nbx on Dec 4, 2008

  14. numpang promo yah Om
    udah pada mampir ke http://www.coorde.com belum?
    cobain dech gak kalah sama cybermap loh :)

    By Peta Jakarta on Feb 27, 2009

  15. kalo menurut gw siih map online yang ada di streetdirectory.co.id lebih alus bro lebih mirip aslinya, dah ada yang pernah liat??

    By gothexs on Jun 10, 2009

  16. detik map ok

    By idzef on Sep 26, 2009

  17. detikMap tampilan baru, lebih dekat dengan layanan BukuKuning. Ma kasih…

    By D10 on Mar 5, 2010

  18. http://map.detik.com , tampil dengan bentuk baru… silakan coba…

    By viva on Oct 28, 2010

Post a Comment